Langsung ke konten utama
Sekarang aku mulai 'ngeh' kenapa Taylor Swift memilih TwentyTwo (22) sebagai judul lagunya diantara sederet angka lain yang ada.
Iya.. umur 22.
Dan Hai Haloooo, kenapa lirik lagunya si Mba Taylor ini ngegambarin kehidupan pasca kehidupan kampus unfaedah (re-pengangguran) ku ini. :(

Yeah, we're happy, free, confused and lonely at the same time
It's miserable and magical, oh yeah
Tonight's the night when we forget about the deadlines,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Tes CPNS 2018

Mumpung masih anget! Assalamualaikum! Hula! Berjumpa lagi dengan saya yang belum jadi siapa-siapa! Hiya hiya hiya~ Kaya kalimat di awal, mumpung masih anget, mumpung pengumuman final dari kementerian yang aku lamar baru keluar,  aku mau share dikit pengalaman ikut tes CPNS yang berlangsung beberapa bulan belakangan.  Ketika beberapa orang di blognya mungkin nulis pengalaman LULUSnya mereka, disini aku mau cerita perjalanan KETIDAKLULUSAN ku mengikuti tes ini.  Hadeh, pengalaman gagal kok di umbar-umbar~ Kenapa aku share hal beginian, sebenarnya terinspirasi dari 'kebutaan' ku yang ngga tau apa-apa selama ikut tes ini. Pokoknya pake mental FreshGraduate , dimana ada lowongan buka, disitulah aku ada. Sama sekali ngga pake 'Ekspektasi' apapun. Apalagi dengar 'desas-desus' tes CPNS yang banyak terjadi kecurangan di dalam prosesnya. Yang ada anak titipan lah, harus sedia uang seginilah, tesnya cari di daerah terpencilah dan lah-lah-lah la...
Hallo, beauty!! Finally, tahun ini aku genap berusia duapuluhsatutahun tanggal 21 Juni kemarin. Widih, udah makin 'gedek' anak buk mimi ya. Semoga gedenya dibarengi sama bertambahnya kedewasaan , dewasa dalam sikap dan makin pintar ngerawat diri. Jangan  amburadul  kali- lah  jadi cewek,mbak. Mandi bisa dua hari sekali kalau liburan dan kalau ingat (...yaAllah joroknya), jarang bedakan, ngga ngerti begincu, ngertinya liptint sama lipstik angin doang. Pantas puberty kaga ada ngaruh-ngaruhnya yee.  Kemarin, aku ngga sengaja ngebaca artikel di idntimes.com yang intinya kalau udah umur 21 tahun itu, kurang-kurangin lah hidup penuh drama, ngambekan, gampang kesinggung, udah harus tau prospek kedepan dan yang paling penting mulai peduli sama diri sendiri. Agak jleb juga sih bacanya, ini kalau si mz pacar yang baca kayanya dia bakalan suruh baca nih artikel ribuan kali, biar masuk ke otak.  Karena artikel itulah, si anak ABG telat ini, mulai tertarik buat b...

Sakit tak pernah semenyedihkan ini

Jika A adalah sebuah permulaan dan Z kita katakan sebagai akhirnya, siapa yang bersedia menemani dan mengisi kekosongan ruang diantaranya? Yang bersedia menemani dari awal sampai akhir dengan keikhlasan dan tanpa rasa egois? Jawabannya, tak satapun. Bukan orangtuamu, bukan saudara mu, bukan sahabatmu, bukan kekasihmu. Karena takdir setiap manusia untuk manusia lainnya adalah takdir untuk saling silih berganti, datang, menetap kemudian pergi. Siapa yang hendak disalahkan? Jika aku berakhir bukan sebagai pilihan. Aku percaya, setiap manusia punya pilihan yang harus menguntungkan hidupnya. Sebutlah ia keegoisan. Siapa yang mau susah jika ada pilihan mudah? Ini adalah catatan perjalanan hidup yang pemerannya adalah manusaia dengan segala label hubungan yang sedang menemani untuk sampai ke huruf Z. Drama semester akhir. Drama dimana segala pemainnya benar-benar menjadi pemain tunggal. Lupakan kedekatan yang mungkin sudah terjalin selama 3 tahun bersama. Lupakan percakapan dan janji-j...